Tahukah kamu bahwa “coffee shop di bali” dan “bagaimana coffee shop di bali membuat kopi” adalah dua jenis search query yang berbeda?
Google membagi search query menjadi tiga kategori:
-
Navigational search queries
-
Transactional search queries
-
Informational search queries
Saat kamu memulai campaign Search Engine Optimization (SEO), sangat penting untuk memahami perbedaan jenis-jenis search query ini dan bagaimana cara agar websitemu bisa ranking untuk masing-masingnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas setiap jenis pencarian dan cara menargetkannya secara efektif.
1. Navigational types of search queries
Apa itu navigational search queries?
Jenis navigational search query disebut juga sebagai “Go” search query karena pengguna biasanya ingin membuka situs web tertentu. Misalnya, jika seseorang ingin mengunjungi situs Target, mereka hanya mengetik “Target” di Search Engine, alih-alih mengetikkan URL lengkap di browser.

Navigational search query memiliki search intent yang jelas — pengguna ingin menuju ke situs bisnis tertentu dengan mengetikkan nama merek di kolom pencarian.
Bagaimana cara menargetkan navigational search queries?
Navigational search queries adalah satu-satunya jenis search query yang tidak bisa kamu targetkan secara langsung.
Sulit untuk melakukan optimasi terhadap query ini kecuali kamu adalah pemilik situs yang dimaksud. Kamu tidak bisa mencoba ranking di pencarian navigasional milik kompetitor untuk menarik trafik dari merek mereka.
Cara mengoptimasi untuk navigational search queries
Meskipun tidak bisa menargetkan query navigasional kompetitor, kamu bisa mengoptimasi navigational search query untuk merekmu sendiri. Idealnya, situsmu harus muncul di bagian atas hasil pencarian untuk nama bisnismu.
Langkah pertama, cari nama bisnismu di Google. Jika situsmu sudah berada di posisi teratas, artinya kamu sudah aman. Jika belum, lakukan optimasi agar Google dapat menampilkan informasi yang relevan tentang bisnismu.

Pastikan situs webmu memuat informasi seperti:
-
Nama brand
-
Layanan
-
Produk
-
Lokasi
Informasi ini membantu mengoptimasi situsmu agar muncul lebih tinggi dalam hasil navigational query. Selain itu, kamu juga bisa menjalankan iklan berbayar (PPC ads) untuk memastikan bisnismu tampil di bagian atas hasil pencarian merekmu.
Beberapa merek besar, seperti JC Penny, memanfaatkan strategi ganda dengan memiliki hasil pencarian organik dan juga iklan sponsor untuk memastikan situs mereka selalu mudah ditemukan.

2. Transactional types of search queries
Apa itu transactional search queries?
Transactional search query dilakukan oleh pengguna yang berniat melakukan transaksi, seperti membeli produk atau menggunakan layanan. Biasanya, query ini mengandung kata-kata seperti “buy,” “purchase,” atau “order,” sehingga disebut juga “Do” search query karena pengguna ingin melakukan sesuatu.
Jenis query ini dapat mencakup:
-
Brand-focused searches: misalnya “Keurig coffee maker” atau “Mr. Coffee coffee maker.”
-
Generic searches: contohnya “iced coffee maker” dengan niat pembelian meski tidak menyebut merek tertentu.
-
Vertical searches: difokuskan pada industri tertentu, seperti “Los Angeles coffee shop.”
Orang yang melakukan transactional search query biasanya sudah dekat dengan tahap konversi — banyak dari mereka akan segera membeli setelah mencari, sehingga jenis pencarian ini sangat berharga bagi bisnis.
Bagaimana cara menargetkan transactional search queries?
Ya, kamu bisa menargetkan pencarian jenis ini jika produk atau layananmu relevan dengan transactional search queries tersebut.
Cara mengoptimasi untuk transactional search queries
Agar websitemu muncul di hasil pencarian transaksi, optimasikan halaman produk atau layananmu dengan baik.
Beberapa langkah yang bisa kamu lakukan antara lain:
-
Menggunakan keyword produk atau layanan yang relevan di title tag, konten, dan image alt tag.
-
Menambahkan informasi penting seperti warna, ukuran, bahan, fitur, dan harga produk.
-
Menyertakan call to action (CTA) yang kuat untuk mendorong konversi dan meningkatkan peringkat pencarian.
Cara terbaik untuk ranking di transactional search queries adalah dengan membuat halaman produk atau layanan yang lengkap dan informatif. Semakin baik informasi yang kamu berikan, semakin besar kemungkinan pengunjung menjadi pelanggan.

Banyak bisnis menggunakan strategi dua lapis — SEO organik dan PPC iklan berbayar. Iklan PPC sangat efektif untuk pencarian transaksional karena pengguna sudah memiliki niat beli yang tinggi. Bahkan, pengunjung yang datang dari iklan PPC 50% lebih mungkin untuk membeli dibanding pengunjung organik.
Kamu bisa membuat iklan PPC khusus untuk layanan atau produk tertentu dan mengarahkan pengguna ke landing page khusus yang fokus pada penawaran tersebut.

Dalam beberapa kasus, seperti yang dilakukan Keurig, meskipun peringkat organiknya tidak berada di halaman pertama, iklan PPC mereka tetap berhasil mendatangkan trafik dari pengguna yang memiliki niat beli kuat.
3. Informational types of search queries
Apa itu informational search queries?
Informational search query mencakup pencarian dengan topik yang luas. Pengguna menggunakan jenis query ini untuk mencari jawaban atau informasi tertentu. Karena itu, jenis ini juga dikenal sebagai “Know” search query.

Bagaimana cara menargetkan informational search queries?
Ya, semua bisnis bisa dan harus menargetkan jenis pencarian ini, karena sebagian besar pencarian di Search Engine seperti Google atau Bing adalah informational searches. Menargetkan query ini membantumu bersaing dengan kompetitor dan membangun kepercayaan audiens.
Cara mengoptimasi untuk informational search queries
Jika kamu ingin muncul di hasil pencarian informasional, buatlah konten berkualitas tinggi yang menjawab pertanyaan pengguna. Beberapa format konten yang efektif antara lain:
-
Blog post
-
Video
-
Panduan (guide)
-
E-book
-
Infografis
Format konten yang kamu pilih tergantung pada topiknya dan preferensi audiensmu.
Untuk mengoptimasi konten informational, fokuslah pada:
-
Topik yang relevan dengan industri agar mendatangkan trafik yang tepat.
-
Menyertakan long-tail keywords (keyword dengan tiga kata atau lebih) agar muncul di pencarian dengan kompetisi rendah namun relevan.
-
Memberikan informasi yang berkualitas dan detail agar pembaca merasa terbantu.
-
Menghindari promosi produk atau layanan secara berlebihan (kecuali sesuai dengan maksud pencarian).
Dengan membuat konten yang informatif dan bernilai, bisnis kamu akan dikenal sebagai otoritas terpercaya di bidangnya. Hal ini membantu membangun brand awareness dan kepercayaan audiens terhadap bisnis kamu.
Optimasi Search Query Anda di Google Sekarang Juga
Jika kamu ingin mulai mendatangkan trafik yang lebih bernilai ke bisnis kamu, mulailah dengan optimasi untuk berbagai jenis search query.
Dari transactional hingga informational searches, ada banyak peluang untuk menjangkau audiens yang tertarik dan mengarahkan mereka ke bisnis kamu. Hubungi kami secara online atau menelepon kontak kami di





















Leave a Reply